Sudah saatnya tahun 2022 menjadi momentum, bekerja sama membuat agenda besar mengembalikan orang dari online ke offline traffic, kata Budiharjo dalam Konferensi Pers di Jakarta, Kamis 14/7/2022 Dikatakan nya, dalam dua tahun terakhir, pengusaha Ritel hanya dapat beradaptasi menghadapi tekanan pandemi COVID-19. Padahal Ritel salah satu penyumbang dalam konsumsi masyarakat yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.
Kami akan bekerja keras memastikan tulang punggung ekonomi bangsa Mulai dari Suplier, pabrik, termasuk juga Mall, jelas Budiharjo.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dalam sambutan menjelaskan konsumsi rumah tangga setidaknya menyumbangkan sekitar 53,6persen terhadap total produk domestik Bruto (PDB/Nasional).
Ia juga mengingat kan para pengusaha ritel dapat mengembangkan bisnis ke sektor online agar tetap bisa bertahan ditengah disrupsi pola belanja konsumen.
Mau tidak mau, online harus kita kembangkan juga. Pemerintah akan terus mendorong agar ritel tetap tumbuh dan berdaya saing secara adil dan sehat, terang Zulkifli.
Kemendag mengembangkan e-comerce. Pendataan Produk UMKM berkolaborasi offline online, membuat ekosistem retail summit bentuk nyata dari Hippindo.
Adapun Di HBDI 77 diskon 77 persen dan permainan menangkap kado di Mall Sesuai Hari Ulang tahun Indonesia tahun ini.
(Nanang/Putra)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.