Wartawan Bergerak, Tuntut Tindak Tegas Pelaku Penganiaya Wartawan Di Karawang -->

Wartawan Bergerak, Tuntut Tindak Tegas Pelaku Penganiaya Wartawan Di Karawang

Aesennews Lampung
Jumat, 30 September 2022, September 30, 2022 WIB Last Updated 2022-09-29T17:35:21Z

 

Aesennews.com, Jakarta - Kamis 29 September 2022, ratusan wartawan dari berbagai elemen organisasi menggeruduk kantor Kementerian Dalam Negeri dan Mabes Polri.Adapun hal ini terkait oleh tindakan bar bar dan tidak manusiawi yang dilakukan oleh oknum pejabat ASN di Pemkab Karawang Jawa barat.

Dua orang jurnalis , Gusti dan Zainal dianiaya setelah disekap dickoki dan disuruh minum air kencing. Para pelaku kejahatan tersebut.Menyikapi hal tersebut beberapa hari sebelumnya , jurnalis dari berbagai kota juga berunjuk rasa di Karawang atas kasus kekerasan tersebut bahkan sudah dilakukan pelaporan ke pihak kepolisian setempat.Namun tampak nya hal ini perlu daya gedor lagi  atas dasar itulah kali ini digelar aksi di ibukota Jakarta sebagai melengkapi kegiatan sebelumnya. Dalam kawalan petugas kepolisian aksi berjalan beriringan dengan beberapa kendaraan bermotor mulai dari gedung juang di Cikini, sampai ke kantor Kementerian Dalam negeri.disana sebagian perwakilan masuk menemui pejabat berwenang dan sebagian lagi menunggu diluar sembari berorasi.tak lupa dilakukan tabur bunga.


,"Kami mohon jika tidak ada kesepakatan bersama maka kita akan masuk berbarengan, setuju,"? tanya peserta orasi.Setuju, jawab serentak.Ino dikarenakan bsampai dua kali bolak-balik  kearah pintu masuk perwakilan merasa tidak puas.akhirnya untuk yg kali kedua perwakilan masuk dan berdialog menyampaikan tuntutan.Masaa bergeser ke arah Mabes polri , untuk melakukan aksi , sementara sebagian wartawan sudah ada di sana.Dalam kawalan polisi rombongan tiba di gedung Mabes Polri  dan melakukan audiensi untuk mendapatkan apresiasi atas kasus di Karawang agar dapat di tarik ke Mabes Polri menurut pengacara para wartawan.Sebelum Maghrib masuk jurnalis jurnalis ini  membubarkan diri setelah sebelumnya diisi orasi atas kekerasan yang terjadi terhadap wartawan ini.

(Nanang)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Terkini

+